Postingan

demam obama di Indonesia

Kemarin, 20 Januari 2009, Presiden terpilih Amerika Serikat, Barack Obama dilantik menjadi Presiden negara adidaya tersebut. Saya jadi teringat saat-saat dimana semua orang membicarakan tentang beliau. Semua perhatian dunia tertuju pada saat Obama mengkampanyekan dirinya sebagai Presiden kulit hitam pertama. Sampai-sampai kado ulang tahun ke-17 dari kedua orang tua saya adalah buku obama, ”the audity of hope” . Saat ini ia sudah mencetak sejarah dan mengkonkretkan mimpinya menjadi Presiden kulit hitam pertama dinegara yang terkenal dengan ras-nya itu. Kampanye Obama adalah hal yang paling menggemparkan media dunia di tahun 2008, bahkan mengalahkan krisis ekonomi global yang efeknya lebih luas. Distorsi obama ini pun sampai pula dinegara saya, negara dimana Obama sempat bersekolah selama 5 tahun. Kampanye obama ini berbeda dengan pentolan-pentolan diperebutan kursi RI 1 tahun 2009 ini. Padahal tak sedikit dari mereka yang pernah menuntut ilmu jauh dinegeri orang layaknya obama ...

Kaka terlihat hebat ketika menolak tawaran Manchester City

Awal tahun 2009, fans dari AC Milan digemparkan dengan berita transfer kaka ke manchester city. Tawaran awal sebesar 110 juta euro atau Rp 1,6 triliun ditolak. Datang lagi jumlah uang yang gila, 120 juta euro (Rp 1,77 triliun). Jumlah yang sangat amat besar! Yang bahkan bisa membeli tiga pesawat tempur F-16, dan masih mendapat kembalian. Waow! Jumlah gaji yang ditawarkan setiap minggu, luar biasa besar! Rp 4,18 Miliar/pekan! Ia bisa membeli Mobil Bugatti Veron setiap dua minggu sekali. Jumlah gaji dan transfer yang akan memecah rekor sebelumnya yang dipegang pemain prancis kelahiran aljazair, Zidane! Tapi ternyata tawaran tersebut ditolak! Wuih! Hebat! Nampaknya gelandang serang asal brazil tersebut lebih nyaman berada di kota milan. Jumlah uang sebesar itu pun berani ditolaknya. Kesetiaan dan kasih sayang dari supporter menjadi indikator penting dalam penolakan tersebut. Kesetiaan akan klub yang sudah membesarkan namanya, juga kasih sayang supporter terhadap pemain yang meny...

politik sby

Hari ini tanggal18 januari 2009, sehari setelah pemerintah menurunkan harga BBM untuk ketiga kalinya (dari Rp 6000,- ke Rp 4500,-) saya terkejut melihat iklan partai democrat yang saya lihat di salah satu televisi swasta dan disalah satu halaman Koran. Sekiranya tulisannya adalah seperti ini , ”partai demokrat terus mendukung kebijakan pemerintahan presiden SBY yang menurunkan harga BBM hingga tiga kali. Mari kita dukung terus! lanjutkan” Hmmmm, sebuah prestasi nampaknya bagi figur pemimpin yang selama ini lebih banyak menghimbau! (himbau aj terus pak! Kayak ngk tau orang Indonesia kayak gimana) Alhamdulillah ayah saya adalah seorang fanatic terhadap berita-berita, sehingga beliau berlangganan tiga macam Koran -ngk penting! Disalah satu korannya juga diberitakan wacana penangkapan Rizal Ramli, calon presiden 2009, dan presiden partai keadilan sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring, atas tuduhan kasus tindak pidana pemilu, akibat demonstrasi untuk solidaritas palestina yang dian...

kembali ke sma 42

Sudah jadi acara turun temurun para alumni yang baru saja lulus dari sma 42 untuk datang kembali ke sman 42 halim untuk mempromosikan bangku kuliahnya. Begitu juga saya, yang lulus dari kursi sma bulan juni 2008, datang ke sman 42 januari 2009 untuk mempromosikan tempat saya menimba ilmu sekarang, institut teknologi bandung. Hmmm, begitu tegang awalnya memasuki gerbang sekolah (mungkin karena sebelumnya KTP saya di tahan oleh provost halim), bukan itu aja sih, tapi ada pemandangan yang sudah lama enggak diliat ketika melihat deretan motor memenuhi lapangan parkir sekolah. Atau begitu memasuki gerbang yang ke-2, begitu masuk disebelah kanan terdapat meja untuk guru piket (dulu tempat yang paling rawan, karena sering banget diperiksa rambut atau sepatu dan cara berpakaian lainnya), tebak siapa yang duduk paling ujung? Yaa, guru kimia saya yang paling saya sebelin selama memakai seragam putih abu-abu itu! Memang saya belum pernah bertemu dengannya semenjak masuk ITB. Yaa disitulah ban...

Cerita mengantar adik kesekolah

Pagi buta ini saya dibangunin oleh orang tua saya untuk mengantarkan adik saya sekolah. Karena hari ini hujan cukup deras. Dan lagi sekarang sekolah di jakarta masuk pukul 6.30, yang kata gubernur geblek fauzi bowo akan dapat mengurangi kemacetan (mengurangi kemacetan atau mau mempercepat jam kemacetan mas?) Yaaa akhirnya walau mata ini masih menutup dan badan masih terkantuk-kantuk, yaa saya dengan ikhlas dan niat yang besar mengantar adik saya sekolah (janjian juga sm bokap yang nganterin ade gw di salemba) yaa awalnya masih semangat, lama-lama (ade saya ngeselin juga nih) minta di anterin sampe dalem sekolahnya (kayaknya si malu kalo pake payung) dan masuk ke sekolahnya itu jalannya belibet (cuman 1 jalur) naik-turun dan jalanannya tidak rata. Mana hujan, becek, enggak ada ojek! Dan yang buat makin keselnya mending gitu yang masuk mobil cuman 2,3 mobil dijalan yang sempit itu, ternyata banyak banget mobil yang masuk ke jalan sempit tersebut, yaaa jadi macet dong! Hebat ya jaka...

Israel vs Palestina, tanda-tanda kiamat?

Di palestina, ada dua kubu politik, hamas dan fatah. Saat ini presiden palestina berasal dari hamas, dan membubarkan fatah. Hamas adalah garis keras di Palestina yang vokal menyerukan berperang dengan Israel. Dengan menggunakan batu dan ketapel mereka berani melawan yahudi israel. Jalur Gaza sebelah barat israel, yang bertetangga dengan mesir, adalah wilayah palestina domisili terbesar dari hamas. Dari zaman ke zaman, hamas-lah penentang israel no.satu di palestina. Juni 2008 adalah gencatan senjata antara tentara militan hamas dan israel. Dan dibalas desember sampai januari ini oleh tentara israel dengan gempuran udara yang disusul oleh angkatan darat israel. Serangan tak imbang ini menghabiskan ribuan juta nyawa umat manusia di palestina. Sungguh pembantaian umat manusia terbesar abad ini. Diamkah negara-negara disekitar palestina mendengar puluhan roket mendarat di palestina? Liga Arab memaksa dewan keamanan PBB mengeluarkan resolusi. Sayang, veto dari amerika serikat menolak res...

kehidupan terbaik

mr.x wrote at 11:52pm on December 27th, 2008 dudut,, di masjid g boleh ngomongin ttg hal duniawi!!! -_- wisata alam sambil mancing, trus sambil mikirin negara ^_^ sebelum mikirin benahi negara, benahi dulu diri sendiri HAHA, bru kita omongin benahi negara bos... Write on mr.x Wall - Delete Adhamaski Pangeran wrote at 3:45am on December 28th, 2008 manusia itu mahluk politik. enggak bisa hidup sendiri, jadi butuh bantuan orang untuk bertahan hidup. sayangnya dinegara ini banyak yang enggak bisa buat ngurusin dirinya sendiri, dan butuh banget banyak uluran tangan dari orang banyak. dan hati gw terpanggil untuk membantu mereka................... ^^ mr.x wrote at 3:56am on December 28th, 2008 ya ya ya, terserah dam, yg penting lo udah ucapin, jgn sampai makan omongan sendiri ajah...meski agak gak nyambung ma post gw tadi di wall lo, sbelum mikirin orang lain, benahi dulu diri lo, gitu. mw terpanggil atau gak, yg jlas simple aja, klo yg ngebantuin blum bner, ya gimana yg dib...

orang besar karena keinginannya untuk menjadi besar!

“dam tahun baru kmana?” “gw kayaknya udah balik kebandung” “ngapain buru2? “gw mau cari bahan2 UAS! ITB susah kali ujiannya!” Hah? ITB? Aduh, cepet amat yaa udah harus balik ke ITB dan akan melewati tahun baru. Jadi ke inget tahun baru kemaren, yang gw rayakan dengan bakar2an di torfy. Hmmm, tahun 2008 akan berlalu. Gw jadi mikir, apa bener sekarang gw di ITB? Kayakny ini cuman mimpi gw deh di awal tahun dulu. Mimpi dimana semua orang meragukan gw untuk masuk institut teknologi bandung. Yang ketika orang2 bertanya gw mau masuk mana, dan gw bilang ITB, mereka cuman bisa meng-amin-i harapan gw. Seakan gw hanya bisa mimpi aja. Gw sering banget liat buku di gramedia yang bertuliskan “the power of dreams”, dan ternyata (walau hanya sebagian buku aja yang pernah gw baca tentang kekuatan mimpi) gw rasa gw sudah berhasil mempraktekkan itu semua. Secara dari ketiga harapan yang gw tulis saat tahun baru dan gw pajang dikamar gw, semua-nya ‘hampir’ berhasil. Ketiga harapan gw ada...

kesan saat ditawari jadi caleg

Sabtu, 20 Desember 2008, pihak ITB mengadakan acara "dialog antara ITB denga Pimpinan Parpol di Jawa Barat Tentang Kampanye Pemilihan Umum". Dari 37 partai yang ada, hanya 26 partai yang mengahdiri acara ini. jadi waktu itu gw dan teman2 satgas pemilu 2009 km-itb kan di undang buat dateng ke acara tersebut. yah, komentar ttg acara tersebut nanti aj ya, hehe, agak males buatnya ^^ hmmm, jadi karena ke sok-tau-an gw waktu ngobrol dengan seorang teman ttg parpol2 itu dan gw banyak tingkah pas lagi dialog tersebut, atau mungkin juga karena gw pake almamater itb (kayaknya sih ini yang paling mungkin! ^^) di akhir acara, yah walau terkesan bercanda, salah satu caleg dari patai politik (orangnya yang ada dispanduk depan warung pasta itb) tiba2 nyamperin dan bilang, "udah sekarang belajar aja dulu, nanti langsung jadi caleg, enak dapet mobil, rumah......." duh aduh! jadi bingung deh! sebenernya yang daftar jadi calon legislatif itu maunya apa sih? ngebela rakyat kecil? mem...

arti kata adhamaski pangeran

"kok namanya ad pangerannya?" "ih susah bgd si dam nulis nama lo!" "huruf M nya satu atau 2 dam?" "digabungkan namanya?" akh! ngeselin dyh kalo ada orang yg ngk tau cara nulis nama gw! yah! paling ingetnya nama gw adam maski pangeran! pasti ada maski dan pangeran. tp kalo dsuruh tulis nama gw, hmmm pasti byk yg salah dyh! ud gitu ya, nama gw itu agak susah buat dbaca sekilas. kalau namany reza andi ramadana kan gampang tuh buat dibaca, tp buat nama adhamaski pangeran pasti dibutuhkan ketelitian. yah! ini bukan omong k0song! kalau dulu waktu sekolah, guru2 gw pasti salah dalam membaca absen nama gw, atau semisal dia menyuruh maju pasti yg absen 2 yg dsuruh maju, krnagw (absen 1) namany susah dbaca, hehe setiap nama punya arti! begitu jg nama gw! oke! gw jelaskan nama gw! adham : anak pertama adha : terlahir disekitar idul adha maski : gabungan nama bonyok pangeran : yah! kalo di kerajaan gtu kan yg warisin tahta anak sang raja, yah kira2 bgtu lah ...