Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2026

Rumah sebagai Kepentingan Publik

Gambar
Rumah selama ini lebih sering kita perlakukan sebagai private goods : sesuatu yang harus diupayakan setiap keluarga melalui kemampuan ekonominya sendiri. Negara hadir sebatas regulator, pemberi insentif, maupun subsidi. Padahal, pengalaman banyak negara menunjukkan bahwa mengatasi keterjangkauan dan backlog perumahan membutuhkan peran negara yang jauh lebih besar. Rumah tidak semata-mata dipandang sebagai kebutuhan privat, tetapi juga sebagai bagian dari kepentingan publik, sehingga penyediaan public housing menjadi bagian dari tanggung jawab negara. Sayangnya, konsep public housing belum berkembang kuat di Indonesia. Akibatnya, ketika harga tanah perkotaan semakin mahal, rumah yang terjangkau secara alamiah terdorong semakin jauh dari pusat kota. Harian Kompas edisi Senin, 21 September 2026, menggugah persoalan tersebut. Harga properti semakin tidak terjangkau, sementara rumah yang dibangun sektor swasta dan dapat diakses dengan dukungan subsidi justru banyak tersedia jauh da...